Doa Aqiqah Sesuai Sunnah dan Bacaan yang Perlu Diketahui Orang Tua
Aqiqah merupakan salah satu amalan yang berkaitan dengan kelahiran seorang anak. Selain mempersiapkan hewan aqiqah, orang tua tentu ingin mengetahui bacaan apa yang dibaca ketika proses penyembelihan dilakukan.
Lantas, apa doa aqiqah sesuai sunnah? Apakah ada doa khusus yang wajib dibaca orang tua?
Pembahasan ini merujuk pada penjelasan Rumaysho dalam artikel Doa yang Dibaca Ketika Menyembelih Aqiqah karya Muhammad Abduh Tuasikal. Rumaysho menjelaskan bahwa bacaan ketika menyembelih aqiqah mengikuti tuntunan penyembelihan, dengan membaca basmalah dan takbir serta menyebut bahwa sembelihan tersebut adalah aqiqah untuk anak tertentu.
Bacaan Saat Menyembelih Aqiqah
Rumaysho menjelaskan bahwa ketika menyembelih aqiqah, terdapat bacaan:
Bismillah, Allahu Akbar
Kemudian dapat dilanjutkan dengan:
Allahumma laka wa ilaik, hadzihi ‘aqiqatu fulan.
Maknanya secara umum:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini milik-Mu dan untuk-Mu. Ini adalah aqiqah untuk si fulan.”
Pada bagian “fulan”, nama anak yang diaqiqahi disebutkan.
Rumaysho mendasarkan penjelasan tersebut pada riwayat yang menyebutkan bahwa ketika aqiqah dilakukan, Nabi ﷺ memerintahkan agar penyembelihan dilakukan atas nama anak dan membaca basmalah serta takbir.
Bacaan Aqiqah dalam Tulisan Arab
Berikut bacaan yang dicantumkan dalam pembahasan Rumaysho:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ لَكَ وَإِلَيْكَ، هَذِهِ عَقِيقَةُ فُلَانٍ
Untuk bagian فُلَانٍ, nama anak dapat disebutkan sesuai kebutuhan.
Contohnya, apabila nama anak adalah Ahmad, maka penyebutan nama tersebut dapat disesuaikan pada bagian akhir bacaan.
Arti Bacaan Doa Aqiqah
Jika diterjemahkan secara umum, bacaan tersebut mengandung makna:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini milik-Mu dan untuk-Mu. Ini adalah aqiqah untuk si fulan.”
Bacaan tersebut menunjukkan bahwa penyembelihan dilakukan dengan menyebut nama Allah dan bahwa ibadah tersebut ditujukan sebagai aqiqah untuk anak yang dimaksud.
Apakah Ada Doa Khusus untuk Anak Saat Penyembelihan?
Ini bagian yang penting.
Menurut penjelasan Rumaysho, tidak ada tuntunan khusus bahwa ketika penyembelihan aqiqah harus membaca doa tertentu untuk bayi selain bacaan yang berkaitan dengan penyembelihan tersebut. Rumaysho justru mengingatkan bahwa orang tua hendaknya memuji dan bersyukur kepada Allah atas karunia seorang anak serta mendoakan keberkahan untuknya.
Jadi, jangan sampai orang tua menganggap ada satu bacaan panjang tertentu yang wajib dibaca ketika aqiqah, padahal tidak ada dasar yang jelas untuk menjadikannya sebagai bacaan wajib.
Doa Keberkahan untuk Anak
Rumaysho juga mengutip ucapan Al-Hasan Al-Bashri yang diajarkan kepada seseorang ketika mendapatkan anak:
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ
Transliterasinya:
Barokallahu laka fil mawhuubi laka, wa syakarta al-waahib, wa balagho asyuddahu, wa ruziqta birrohu.
Maknanya kurang lebih:
“Semoga Allah memberkahimu dengan anak yang diberikan kepadamu, semoga engkau bersyukur kepada Sang Pemberi, semoga ia mencapai kedewasaan, dan semoga engkau dikaruniai kebaikannya.”
Doa ini dapat dipahami sebagai doa keberkahan bagi orang tua dan anak, bukan sebagai bacaan khusus yang menjadi syarat sah aqiqah.
Apakah Bayi Harus Dihadirkan Saat Penyembelihan?
Tidak ada keharusan menghadirkan bayi ketika hewan aqiqah disembelih.
Rumaysho menjelaskan bahwa tidak ada contoh dari Nabi ﷺ maupun para sahabat yang menunjukkan bahwa bayi harus hadir saat penyembelihan aqiqah.
Dengan demikian, orang tua tidak perlu menganggap kehadiran bayi di lokasi penyembelihan sebagai bagian yang wajib.
Hal yang lebih penting adalah pelaksanaan aqiqah dilakukan sesuai tuntunan yang benar dan proses penyembelihan memenuhi ketentuan penyembelihan hewan.
Apa yang Sebaiknya Dibaca Orang Tua?
Jika orang tua ingin mengetahui bacaan yang perlu diperhatikan, secara sederhana dapat dibedakan menjadi dua bagian.
Saat Penyembelihan
Bacaan yang disebutkan dalam penjelasan Rumaysho adalah:
Bismillah, Allahu Akbar
Kemudian menyebutkan bahwa hewan tersebut merupakan aqiqah untuk anak yang dimaksud.
Doa untuk Anak
Orang tua juga dapat mendoakan keberkahan untuk anak.
Salah satu doa yang dicantumkan Rumaysho dari Al-Hasan Al-Bashri adalah:
Barokallahu laka fil mawhuubi laka, wa syakarta al-waahib, wa balagho asyuddahu, wa ruziqta birrohu.
Dengan demikian, perhatian tidak hanya diarahkan pada bacaan ketika hewan disembelih, tetapi juga pada rasa syukur kepada Allah dan doa kebaikan untuk anak.
Apakah Ada Doa Aqiqah yang Wajib Dihafalkan?
Tidak perlu menganggap ada satu rangkaian doa panjang yang wajib dihafalkan.
Yang perlu dipahami adalah mana bacaan yang memiliki dasar dan mana doa yang sekadar merupakan doa umum.
Rumaysho secara khusus menjelaskan bacaan saat penyembelihan aqiqah dan kemudian menganjurkan untuk bersyukur kepada Allah serta mendoakan keberkahan bagi anak.
Karena itu, orang tua sebaiknya tidak merasa bahwa aqiqah menjadi tidak sah hanya karena tidak membaca sebuah doa panjang yang sering beredar di masyarakat.
Bagaimana Jika Penyembelihan Diwakilkan?
Dalam praktiknya, orang tua tidak selalu menyembelih sendiri hewan aqiqah. Bisa saja penyembelihan dilakukan oleh pihak lain yang dipercaya.
Rumaysho juga membahas bahwa aqiqah dapat diwakilkan ketika orang tua berada di tempat yang berbeda dengan lokasi pelaksanaan. Dalam kondisi seperti itu, orang tua tetap dapat mendoakan keberkahan untuk anak.
Karena itu, apabila penyembelihan dilakukan oleh penyedia jasa aqiqah, penting untuk memastikan pihak yang melakukan penyembelihan memahami ketentuan penyembelihan dan mengetahui nama anak yang diaqiqahi.
Bacaan Aqiqah Bukan Sekadar Hafalan
Memahami arti bacaan akan membuat orang tua tidak hanya menghafalkan lafaz.
Ketika mengucapkan Bismillah, seorang muslim menyebut nama Allah sebelum melakukan penyembelihan.
Ketika mengucapkan Allahu Akbar, ia mengagungkan Allah.
Kemudian ketika menyebut bahwa aqiqah tersebut adalah untuk seorang anak, identitas anak tersebut menjadi jelas dalam pelaksanaan aqiqah.
Di sisi lain, doa keberkahan mengingatkan orang tua bahwa kelahiran anak merupakan nikmat yang patut disyukuri.
Ringkasan Bacaan Aqiqah
Agar mudah diingat, berikut ringkasannya:
1. Basmalah dan takbir
Bismillah, Allahu Akbar.
2. Menyebut aqiqah untuk anak
Allahumma laka wa ilaik, hadzihi ‘aqiqatu fulan.
Nama anak disebut pada bagian fulan.
3. Mendoakan keberkahan
Barokallahu laka fil mawhuubi laka, wa syakarta al-waahib, wa balagho asyuddahu, wa ruziqta birrohu.
Bacaan nomor tiga merupakan doa keberkahan yang dikutip Rumaysho dari Al-Hasan Al-Bashri, bukan bacaan wajib dalam penyembelihan aqiqah.
Hal yang Perlu Dihindari
Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan hanya karena mengikuti kebiasaan masyarakat.
Pertama, jangan menganggap setiap doa yang beredar sebagai doa khusus aqiqah jika tidak diketahui dalilnya.
Kedua, jangan menganggap bayi wajib hadir di lokasi penyembelihan.
Ketiga, jangan menjadikan bacaan tertentu sebagai syarat sah aqiqah tanpa dasar.
Keempat, jangan melupakan tujuan utama ibadah, yaitu menjalankannya sesuai tuntunan dan bersyukur kepada Allah atas karunia anak.
Kesimpulan
Doa aqiqah sesuai sunnah yang perlu diketahui orang tua tidak harus berupa rangkaian panjang. Berdasarkan penjelasan Rumaysho, ketika menyembelih aqiqah terdapat bacaan Bismillah, Allahu Akbar, kemudian menyebutkan bahwa sembelihan tersebut adalah aqiqah untuk anak yang dimaksud.
Selain itu, orang tua dianjurkan untuk bersyukur kepada Allah dan mendoakan keberkahan bagi anak. Rumaysho mengutip doa Al-Hasan Al-Bashri untuk orang yang mendapatkan anak sebagai salah satu contoh doa keberkahan.
Yang tidak kalah penting, orang tua tidak perlu menganggap bayi harus hadir ketika hewan aqiqah disembelih karena tidak ada contoh yang menunjukkan hal tersebut sebagai keharusan.
Sumber utama: Rumaysho, Doa yang Dibaca Ketika Menyembelih Aqiqah, Muhammad Abduh Tuasikal, 31 Agustus 2016.



